Griezmann Ungkit Kembali Kritik Courtois pada Prancis
BintangBola - Antoine Griezmann
rupanya masih kesal pada komentar Thibaut Courtois di Piala Dunia 2018.
Komentar Courtois menyebut timnas Prancis bermain dengan taktik
bertahan sehingga menang dan lolos ke final Piala Dunia.
Courtois mengaku lebih senang kalah dari Brasil di perempat final
karena jika demikian setidaknya Belgia kalah dari tim yang mau bermain
sepak bola. Kiper anyar Real Madrid itu bahkan menyebut permainan
Prancis sebagai 'anti-football'.
Tak hanya Courtois, Eden Hazard pun tak terima. Gelandang serang
Chelsea ini menilai Prancis tak layak menang karena bermain negatif.
Hazard menilai Belgia tampil lebih baik dan menciptakan lebih banyak
peluang daripada Prancis.
Menurut Griezmann, yang pernah bermain bersama Courtois di Atletico Madrid, komentar tersebut tak masuk akal.
Melansir dari halaman Agen Bola, Griezmann
menilai seharusnya Cuortois memahami apa artinya bermain sepak bola dan
meraih kemenangan. Semasa masih membela Atletico, pendekatan mereka
terhadap pertandingan selalu sama, yakni yang penting meraih kemenangan.
"Apa
yang dikatakan Courtois membuat saya malu karena dia bermain untuk
Cholo (Diego Simeone), dia tahu bagaimana caranya, dia memenangkan La
Liga dengan cara itu," ujar Griezmann.
"Ada dua gaya bermain berbeda. Ada masa untuk Pep Guardiola dan permainan 4-3-3 menyerangnya. Sekarang adalah waktu untuk jenis 4-4-2 ini."
Lebih lanjut, Griezmann pun merasa tak terganggu dengan komentar tersebut. Menurutnya pendekatan yang dilakukan Prancis adalah hal normal, Griezmann tetap akan mengatakan hal yang sama bahkan jika situasinya dibalik.
"Tidak (terganggu), tetapi saya tetap akan mengatakan hal yang sama di situasi mereka. Anda (Belgia) memainkan pertandingan dengan penguasaan bola dan menghabiskan waktu untuk menyerang."
"Lawan anda (Prancis), adalah tim solid membosankan, yang hampir tak membiarkan peluang lawan. Ketika itu terjadi, kipernya membuat penyelamatan gemilang," ujarnya menambahkan.
"Dan Belgia kebobolan dari situasi bola mati, lalu tim lawan kembali bertahan. Ya, saya tetap akan mengatakan hal yang sama."
"Ada dua gaya bermain berbeda. Ada masa untuk Pep Guardiola dan permainan 4-3-3 menyerangnya. Sekarang adalah waktu untuk jenis 4-4-2 ini."
Lebih lanjut, Griezmann pun merasa tak terganggu dengan komentar tersebut. Menurutnya pendekatan yang dilakukan Prancis adalah hal normal, Griezmann tetap akan mengatakan hal yang sama bahkan jika situasinya dibalik.
"Tidak (terganggu), tetapi saya tetap akan mengatakan hal yang sama di situasi mereka. Anda (Belgia) memainkan pertandingan dengan penguasaan bola dan menghabiskan waktu untuk menyerang."
"Lawan anda (Prancis), adalah tim solid membosankan, yang hampir tak membiarkan peluang lawan. Ketika itu terjadi, kipernya membuat penyelamatan gemilang," ujarnya menambahkan.
"Dan Belgia kebobolan dari situasi bola mati, lalu tim lawan kembali bertahan. Ya, saya tetap akan mengatakan hal yang sama."









Tidak ada komentar:
Posting Komentar